Postingan

Semantik - Jenis Makna

Gambar
A. Macam-macam makna Secara umum, makna kata dibedakan menjadi sebagai berikut. 1.         Makna denotasi Makna denotasi adalah makna yang sesuai dengan makna yang terdapat dalam kamus. 2.         Makna konotasi Makna konotasi adalah makna yang didasarkan atas perasaan tertentu atau nilai rasater tentu disamping makna dasar yang umum.

Analisis Kesalahan Berbahasa - Kesalahan Pemilihan Kata

Gambar
BAB I PENDAHULUAN A.       Latar Belakang           Bahasa Indonesia sudah ditetapkan sebagai bahasa negara, seperti tercantum dalam Pasal 36, Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, semua warga negara Indonesia wajib menggunakan bahasa Indonesia itu dengan baik dan benar. Semua warga negara Indonesia juga wajib membina dirinya masing-masing dalam pemakaian bahasa Indonesia agar bahasa itu tumbuh dan berkembang sesuai dengan kaidah yang berlaku.

Distribusi Frekuensi

Gambar
A.   Pengertian Distribusi Frekuensi Data yang diperoleh dari suatu penelitian yang masih berupa random dapat disusun menjadi data yang berurutan satu per satu atau berkelompok, yaitu data yang telah disusun ke dalam kelas-kelas tertentu. Tabel untuk distribusi frekuensi disebut dengan Tabel Distribusi Frekuensi atau Tabel Frekuensi saja. Jadi, distribusi frekuensi adalah susunan data menurut kelas-kelas interval tertentu atau menurut kategori tertentu dalam sebuah daftar. Distribusi Frekuensi adalah pengelompokkan data ke dalam beberapa kategori yang menunjukkan banyaknya data dalam setiap kategori, dan setiap data tidak dapat dimasukkan ke dalam dua atau lebih kategori. Distribusi frekuensi adalah susunan data dalam bentuk tunggal atau kelompok menurut kelas-kelas tertentu dalam sebuah daftar.

Pendekatan Pragmatik

Gambar
A. Hakikat Pendekatan Pragmatik Secara umum pendekatan pragmatik adalah pendekatan kritik sastra yang ingin memperlihatkan kesan dan penerimaan pembaca terhadap karya sastra. Munculnya pendekatan pragmatik bertolak dari teori resepsi sastra dalam khasanah pemahaman karya sastra yang merupakan reaksi terhadap kelemahan-kelemahan yang terdapat pada pendekatan struktural. Sebab pendekatan struktural ternyata tidak mampu berbuat banyak dalam upaya membantu seseorang dalam menangkap dan memberi makna karya sastra. Pendekatan struktural hanya dapat menjelaskan lapis permukaan dari teks sastra karena hanya berbicara tentang struktur atau interalasi unsur-unsur dalam karya sastra. Banyak segi lain yang diperlukan untuk lebih menjelaskan makna karya sastra. Untuk dapat menangkap segi-segi lain itu para pakar mengemukakan sebuah pendekatan baru, yaitu pendekatan pragmatik.

Dampak Penggunaan Internet Bagi Remaja

Gambar
Dampak Penggunaan Internet Bagi Remaja Internet berasal dari kata International Networking yang artinya adalah dua komputer atau lebih yang saling berhubungan kemudian membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di dunia (internasional), yang saling berinteraksi dan juga saling bertukar informasi. Internet pada saat ini semangkin berkembang dan semangkin banyak peggunanya. Internet bisa menembus batas negara.   Internet berisi berbagai macam informasi   atau data ( berupa teks , grafik, audio maupun animasi dan lain lain dalam bentuk media elektronik) yang bisa dilihat, didengar, dibaca melalui sebuah perangkat elektronik yang bisa mengakses internet.

Eksposisi

Gambar
1.     Pengertian Eksposisi 1.) Menurut Jos.   Daniel Parera (1987: 05) dalam   buku   Menulis   Tertib dan   Sistematik mengatakan bahwa   tulisan eksposisi   bertujuan   untuk   memberikan   informasi. Pengarang   dan   penulis   berusaha memaparkan   kejadian   atau   masalah agar pembaca   dan   pendengar   memahaminya   dan   pengarang mempunyai   sejumlah data dan   bukti    sehingga, ia berusaha   menjelaskan   persoalan   dan   kejadian   ini demi kepentingan   anda   sendiri.

PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENYIMAK EFEKTIF DENGAN GAYA TERAPI

Gambar
5.1 Uraian             Kegiatan menyimak dengan gaya terapi, oleh para ahli sering sekali dianggap sebagai suatu kegiatan penting. Menurut para ahli psikologi, keutamaan mendengar atau menyimak bagi anak, cakupanya sangat luas, meliputi anak usia belasan tahun, masa dewasa, dan usia-usia di sekitar itu.